Friday, November 25, 2011

Masak Tutut yuuuk...!

Hmm.... Ada yang kenal sama nama yang satu ini?
Kalau di kampung saya, baik di Garut maupun di Kadipaten, Tutut, alias keong sawah, alias Belamya Javanicus (keren ya, nama latinnya...) adalah salah satu masakan yang biasa dijual di warung nasi alias rumah makan buat teman lauk makan nasi. Bahan baku mentahnya, atau si keong sawahnya juga banyak dijual di pasar-pasar tradisional.  Dan jangan salah ya.. meskipun ini hewan ngga di tanam bibitnya alias ada dengan sendirinya, tapi harganya cukup mahal lho kalau udah masuk rumah makan sunda...  Mungkin karena memang cara pengolahannya yang agak ribet dan butuh kesabaran. Karena selain harus disuruh diam semalam didalam ember (supaya kotoran dan lumpur sawahnya bersih), lalu bolak balik dicuci, si Tutut ini juga masih harus di buang bagian belakang cangkangnya dengan cara dipukul menggunakan pisau. Kalo cuma semangkok aja sih memang cepat prosesnya, tapi kalo seember...? lumayan pegal kan... 
(kebayang, sambil jongkok di sumur, tangan sampe pada peot... hiks..!)





Nah kalau sudah siap olah, cara masaknya ngga jauh beda sama kerang laut. Biasanya dimasak bumbu gulai lengkap dengan santan, plus daun-daunan komplit. Boleh pakai cabe, boleh juga tidak, sesuai selera.

Cara makannya diseruput atau disedot persis seperti makan sumsum tulang kambing... 
Hmm... yummmyy..tapi menurut saya sih Tutut jauh lebih enak dan sehat dibanding sumsum kambing, karena memang Tutut mengandung protein tinggi yang bagus buat kecerdasan. Cuma yang perlu diwaspadai, karena si Tutut ini asalnya dari sawah, ada baiknya juga jangan mengkonsumsi Tutut/mengambil Tutut di sawah yang baru saja disemprot Pestisida. Karena dibanding kebaikan proteinnya, Tutut yang tercemar pestisida tentu lebih buruk...

Sekedar info : Buat yang memang penasaran pengen coba rasanya, kalau ngga salah di Pasar Kramat Jati Cililitan saya masih liat Tutut dijual oleh pedagang ikan laut dan kerang-kerangan. Lengkap dengan bumbu . Jadi tinggal beli santan dan ngga tidur semalaman buat buang bagian pantatnya... hehe...

Selamat mencoba..  Salam.

No comments:

Post a Comment